5 Faktor Utama Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018
PIALA DUNIA 2018

5 Faktor Utama Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018

5 Faktor Utama Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018

Dukunparlay – 5 Faktor Utama Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018 – Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia berjalan begitu menarik sejauh ini, bahkan kita sampai disuguhi berbagai kejutan ekstrem seperti kegagalan Jerman lolos dari fase grup walau mereka berstatus juara bertahan. Tergabung di Grup F bersama Swedia, Meksiko dan Korea Selatan, Der Panzer justru menjadi juru kunci setelah melewati tiga pertandingan. Walau mampu menang atas Swedia namun Jerman justru dijegal oleh Meksiko dan juga Korsel.

Meski ini adalah pencapaian terburuk Die Mannschaft dalam 80 tahun terakhir di Piala Dunia, namun sebenarnya tidak ada yang akan menyalahkan mereka untuk gagal mempertahankan gelar. Sejauh ini baru Brasil dan Italia yang bisa melakukannya. Namun gagal melaju ke fase gugur dengan status peringkat keempat grup masih dirasa keterlaluan bagi Jerman. Berikut ini 5 faktor utama kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018

1. Tak lagi merasa lapar

Sebanyak 13 dari 23 pemain yang dibawa Jerman ke Rusia tahun ini berasal dari klub-klub yang meraih juara di level klub. Jerman juga sebelumnya mampu menjuarai Piala Konfederasi 2017. Namun rasa lapar akan gelar di level tim nasional ternyata mengering pada Piala Dunia 2018. Pelatih timnas Jerman Joachim Loew bahkan mengakui bahwa mereka sempat menganggap enteng laga pertama melawan Meksiko yang akhirnya berakhir dengan kekalahan 0-1.

2. Pilihan pemain yang kontroversial

Performa bagus Julian Brandt membuat keputusan Loew meninggalkan Leroy Sane bisa dimaafkan. Akan tetapi Loew membuat sejumlah keputusan kontroversial lain seperti membawa Mario Gomez namun mengabaikan Sandro Wagner. Loew juga mengambil keputusan kontroversial selama Piala Dunia 2018 di antaranya memainkan Timo Werner sebagai pemain sayap kiri dan baru menurunkan Leon Goretzka di laga hidup mati melawan Korea Selatan.

3. Perpecahan internal

Jerman dirumorkan terpecah menjadi dua kubu yang terbagi antara para pemenang Piala Dunia 2014 dan Piala Konfederasi 2017. Dari total 23 pemain hanya Matthias Ginter dan Julian Draxler yang ikut merasakan kedua kompetisi tersebut. Para pemenang Piala Konfederasi 2017 seperti Julian Brandt mengatakan bahwa ia lebih sering menghabiskan waktu dengan teman seperjuangan seperti Leon Goretzka, Timo Werner dan Marvin Plattenhardt.

4. Beban sejarah

Ada semacam kutukan yang menaungi juara bertahan Piala Dunia akan tersingkir di fase grup pada edisi setelah mereka juara. Hal ini telah dirasakan oleh juara dunia terdahulu seperti Italia pada 2010 dan Spanyol di 2014. Selain faktor tersebut status juara bertahan juga membuat Jerman menjadi sasaran empuk bagi tim-tim lain untuk berusaha menyingkirkan mereka.

5. Pengetahuan sepak bola Jerman mulai menyebar

Taktik dan kualitas pemain yang sempat membuat Jerman menjadi tim elite sekarang tak eksklusif menjadi milik mereka saja. Lewat Bundesliga para pemain dari setiap penjuru negara mampu mempelajari strategi sepak bola dari negara tersebut. Carlos Salcedo yang bermain untuk Eintracht Frankfurt mampu tampil bagus saat Meksiko mengalahkan Jerman. Sementara Song Heung-min yang mencetak gol untuk Korea Selatan juga sempat menjajal Liga Jerman bersama Hamburg SV dan Bayer Leverkusen.

5 Faktor Utama Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018

5 Faktor Utama Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *