Real Madrid Kalah, Casemiro: Namanya juga Manusia, tapi Gelar La Liga Bisa Hilang

Real Madrid menelan kekalahan saat berjumpa Real Betis di pekan ke-27 La Liga, Senin (9/3/2020) dini hari WIB. Gelandang Casemiro mengakui bahwa timnya layak kalah dan para pemain tetapi seorang manusia.

Real Madrid kalah dengan skor 2-1 dari Real Betis pada laga di Stadion Benito Villamarin. Dua gol Real Betis dicetak Sidnei dan Tello pada menit 40 dan 82. Gol Real Madrid dicetak Karim Benzema.

Performa sejumlah pemain Real Madrid menjadi sorotan. Salah satunya Karim Benzema. Walau mencetak gol dari eksekusi penalti, tetapi dia membuat kesalahan fatal pada terciptanya gol kedua.

Kini, Real Madrid kehilangan posisi puncak klasemen. Los Blancos harus turun ke posisi dua klasemen dengan 56 poin. Sedangkan, puncak klasemen menjadi milik Barcelona yang punya 58 poin.

Pemain Real Madrid Juga Manusia

Real Madrid tidak tampil buruk di laga melawan Real Betis. Bahkan, Real Madrid mampu mendapat peluang lebih banyak. Namun, dari sisi efektivitas, Real Betis lebih baik dan Casemiro menilai Real Madrid layak menelan kekalahan.

“Real Betis unggul dan bermain lebih baik, tidak ada alasan, sepak bola sesederhana itu,” ucap Casemiro.

“Kami juga manusia, tetapi itu bisa membuat kami kehilangan gelar La Liga. Kami sekarang harus fokus ke laga melawan Eibar,” sambung pemain asal Brasil dikutip dari situs resmi Real Madrid.

Menurut Casemiro, Real Madrid harus mampu tampil konsisten jika ingin menjadi juara La Liga. Bukan hanya tampil bagus ketika berjumpa Barcelona, tetapi juga pada laga melawan Real Betis. Casemiro ingin Real Madrid tampil konsisten setiap laga.

“Kami belum bermain seperti yang kami lakukan melawan Barcelona,” tambah Casemiro.

Real Madrid Tanpa Intensitas

Bukan hanya Casemiro yang menilai Real Madrid pantas kalah dari Real Betis. Bek tengah Raphael Varane pun menganggap timnya tidak tampil sesuai harapan. Real Madrid pantas kalah dan itu adalah kekalahan di momen yang penting.

“Kami kurang intensitas, terutama di babak pertama. Kami tidak bermain sesuai kecepatan yang kami inginkan dan kami membiarkan lawan menguasai bola,” ucap Raphael Varane.

“Kami kehilangan poin penting, tetapi kami yakin kami bisa bertarung sampai akhir. Kami berusaha sangat keras untuk kembali ke puncak liga dan hari ini ada penurunan kualitas dari semua orang,” tambah Raphael Varane.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *